Wisata Sehat ke Elemen Biru, Mitos atau Fakta?

Wisata sehat ke alam terbuka nan biru danau, sungai, langit dan lautan dipercaya mampu meningkatkan kesehatan. Hal ini juga telah diakui oleh orang yang gemar berpetualang, mereka jauh lebih merasa semangat setelah berlibur ke pantai atau danau – dibandingkan ke museum. Kabarnya hal ini juga erat kaitannya dengan dampak mental dan fisik yang positif karena berada di dekat air dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

  • Ilmu air

Temuan terbaru dari 35 studi ilmiah oleh Institut Barcelona, telah menunjukkan bahwa ruang biru memiliki peran yang lebih penting dalam kehidupan kita. Manusia  yang hidup lebih dekat dengan genangan air kemungkinan memiliki aktivitas positif yang lebih tinggi. Mereka jauh dari depresi dan dianggap lebih sejahtera.

Hal itu sepertinya masuk akal, karena para master di dunia bela diri Tiongkok sering bermeditasi di tepi sungai atau danau. Mereka mencari tempat untuk bermeditasi dengan damai, atau mencari aliran sungai yang dingin. Lokasi-lokasi seperti Hogsback, Lesotho, dan Drakensberg di dataran tinggi pegunungan Afrika Selatan semuanya terbalut dalam udara segar, bersih. Danau serta sungai sejernih kristal yang berjatuhan sebelum ke muara adalah pemandangan yang tidak tergantikan. Tempat-tempat tenang ini memiliki efek menenangkan yang luar biasa pada jiwa dan tidak perlu menghabiskan tenaga untuk mencapai ketenangan batin. Cukup berbaring atau bersantai di tepi air, Anda akan mendapatkan sensasi yang berbeda dari alam. Wisata sehat ini bisa Anda nikmati di alam pegunungan atau teluk tepi pantai yang tidak berombak.

  • Air harus biru jernih

Selama berabad-abad, air telah dikaitkan dengan kebersihan dan penyegaran, dan banyak agama melihat air sebagai zat yang suci. Sementara studi ilmiah baru-baru ini menunjukkan bahwa manusia secara tidak sadar mampu merespons positif terhadap keberadaan air secara keseluruhan.

Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak sekali perairan yang luas dan berwarna biru jernih. Beberapa diantaranya tercatat menjadi situs warisan dunia UNESCO. Raja Ampat, Gilit Rawangan, Taman Nasional Ujung Kulon, Bunaken, dsb. Semuanya terletak di dalam area lahan basah yang terlindungi dan tidak hanya indah, tetapi juga menawarkan kekayaan satwa liar yang menakjubkan.

Studi ruang angkasa Barcelona Institute juga menunjukkan bahwa seseorang yang sering merenung di tepi pantai mampu berpikir secara positif ketimbang orang yang merenung ditengah keramaian. Tinggal di sebuah rumah yang menghadap ke lautan tidak hanya baik untuk mengetahui kondisi alam, akan tetapi juga sempurna untuk menyembuhkan diri.

  • Fakta kesehatan fisik

“Air dianggap sebagai ramuan dan sumber kehidupan. Ini mencakup lebih dari 70% permukaan Bumi, membentuk hampir 70% dari tubuh kita,” tulis Nichols, dalam sebuah buku yang bertajuk Blue Minds. “Koneksi biologis yang ada di dalam tubuh ini telah terbukti memicu respons langsung di otak manusia ketika berada di dekat air. Faktanya, hanya dengan melihat air dapat menyebabkan banjir zat kimia melalui saraf yang mampu meningkatkan kesehatan, meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung dan memicu relaksasi. Berkat ilmu pengetahuan, kami sekarang dapat menghubungkan titik-titik ke berbagai manfaat emosional yang ada di, di, atau di dekat air.” Wajar jika Anda berekreasi ke alam terbuka akan terasa lebih bersemangat, karena dukungan elemen air yang memicu berbagai aspek fisik Anda. Wisata sehat ini tergolong murah karena tak perlu ke luar Negri atau menyewa hotel. Cukup mendirikan kemah di tepi sungai atau Danau, Anda bisa mencari ketenangan batin dan hal-hal positif ke dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *