Kasatil Edinburgh, Saksi Bisu Sejarah Skotlandia

Kastil Edinburgh merupakan bangunan bersejarah yang berada di Ibukota Skotlandia. Bangunan ini terlihat dominan berdiri tegak di atas tebing, sangat jelas terlihat dari setiap sudut kota Edinburgh. Tak ayal bangunan ini menjadi magnet wisata di Skotlandia.

Arkeolog telah menetapkan bahwa di atas tebing sudah menjadi tempat berpijak manusia berabad-abad sebelum masehi. Perkembangan zaman kemudian membawa kerajaan Skotlandia mendirikan kediaman mereka di atas bukit. Kastil ini diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke-21, saat pemerintahan Raja David I. Hingga abad ke-17 fungsi utama bangunan ini beralih menjadi barak militer.

Sama seperti Negara lain yang ada di berbagai belahan dunia, bangunan bersejarah tentunya memiliki cerita sendiri. Fakta-fakta seputar kastil Edinburgh sangatlah panjang, bisa jadi menjadi saksi bisu peradaban Skotlandia hingga era modern ini.

Ada di atas gunung berapi

Berabad-abad yang lalu, sebuah bukit yang menjadi pijakan kastil Edinburgh (yang kini disebut sebagai Castle Rock) adalah gunung berapi. Tepatnya 340 juta tahun yang lalu para arkeolog memperkirakan bahwa bukit itu dulunya merupakan gunung api vulkanik. Kini, tidak ada aktivitas vulkanik dan diperkirakan sudah menjadi pijakan bagi tempat tinggal manusia sejak ribuan tahun lalu sebelum masehi. Akan tetapi para ahli meyakini suatu hari nanti akan ada aktivitas vulkanik di atas bukit, karena sisa-sisa zaman purbakala bisa saja hidup kembali. 

Dikepung lebih dari 20 kali

Kastil ini telah mengalami pengepungan musuh lebih dari 20 kali, sehingga sejarawan menobatkannya sebagai benteng yang paling diperangi di Eropa. Pengepungan tersebut antara lain peristiwa Longshanks (1269), yakni ketika Raja Edward I mngirim semua harta benda yang ada di dalamnya untuk dibawa ke London. Ada pula peristiwa dimana Lang Siege melawan pasukan kerajaan sejak tahun 1571-1573,

Dipersenjatai sejak tahun 1861

Sejak dahulu, pelaut di kapal yang melewati Firth of Forth sudah terbiasa dengan suara meriam atau senjata yang keluar dari kastil. Tembakan ke udara akan terdengar jelas bahkan bermil-mil jauhnya, dan bahkan jarak pelayaran disesuaikan dengan tembakan meriam agar tidak jatuh menimpa kapal. Uniknya hal inilah yang sering dirindukan penduduk setempat ketika merantau ke tempat lain. Cerita tentang tembakan meriam dan senapan menjadi kenangan tersendiri.

Perbaikan berulang kali

Bupati Horton memperbarui bangunan pada tahun 1574 setelah terjadi pengepuangan Lang. Pasalnya, menara Constable hancur saat terjadi huru-hara. Kemudian pada tahun 1584 bagian atas Getehouse diperbaiki oleh William Schaw. Perbaikan Gatehouse kemudian berlanjut ke tahun 1750.

Di balik gerbang kastil terdapat the Argyle Battery, tempat dimana meriam berjejer untuk melindungi kastil. Konon katanya meriam ini merupakan bentuk pertahanan perang Napoleon dengan Perancis.  Tempat ini juga spot yang tepat untuk melihat pemandangan seluruh Ibukota Skotlandia.

Kapel St Margaret yang tertua yang ada di Skotlandia

Ratu Margaret menikah dengan raja Skotlandia Malcolm III sekitar tahun 1070. Dia dikenal sebagai wanita yang baik dan murah hati, contohnya saat Ia memberikan layanan kapal feri gratis bagi peziarah ke Biara Dunfermline, tempat peristirahatan bagi raja-raja Skotlandia.

Ketika Raja Malcolm terbunuh dalam pertempuran, Margaret begitu diliputi kesedihan, sehingga hanya berselang beberapa hari Margaret menyusul suaminya ke alam baka. Kemudian David I membangun kapel di dalam kastil sebagai kenang-kenangan akan Ibundanya yang baik hati dan dicintai rakyat Skotlandia.

Seluruh bagian bangunan ini pernah hancur karena pemberontakan, terkecuali kapel st. Margaret. Para pemberontak sekalipun menganggap tempat ini suci, termasuk Robert the Bruce yang pernah mengepung benteng pada tahun 1314. Ia menghancurkan setiap bangunan kecuali kapel St Margaret. Sejarawan kemudian menobatkan kapel ini sebagai yang tertua yang ada di Skotlandia.

Bagus Fikri Yuliono

Posted by Bagus Fikri Yuliono

Content Writer, Freelancer Web Design, AI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *