Deretan Restoran Terbaik Milan, Kota Fashion dengan Sejuta Rasa

Restoran terbaik Milan tersedia di setiap sudut kota. Italia, memang tidak pernah mengecewakan turis karena masakannya, tidak terkecuali Milan. Kota fashion Eropa ini begitu mempesona di kalangan pecinta busana hingga penggemar sepakbola.

Di setiap sudut kota Milan selalu ramai menjadi spot pemotretan. Puluhan brand ternama membuka gerainya di kota yang terletak di Italia Utara ini. Tak ayal kota Milan juga sering menjadi wisata belanja bagi para socialita atau fashionista. Begitu pula pecinta Liga Italia. Mereka akan berbondong-bondong ke San Siro untuk menyaksikan pertandingan AC Milan. Tapi tidak lengkap rasanya bila berwisata tanpa icip-icip hidangan kuliner. Apalagi Italia adalah salah satu Negara yang menyimpan sejuta kuliner peling enak di dunia. Dan berikut deretan restoran terbaik Milan yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Giacomo Arengario

Restoran ini mengadopsi gaya art deco. Tak ayal Giacomo Arengario berada di dalam kompleks Museo del Novecento, di jantung kota Milan. Interiornya tampak megah dengan balutan arsitektur tahun 1930-an. Dinding yang dilapisi motif detail warna emas menambah kemegahan bangunan Eropa yang khas. Ruangan resto dilapisi kaca yang menghadap Katedral Duomo, melengkapi kemegahan arsitektur kota yang tidak tergantikan di belahan dunia manapun. Giacomo Arengario menawarkan hidangan klasik yang terinspirasi oleh tradisi nenek moyang orang Italia. Tradisional namun cita rasa yang tidak sembarangan. Menu andalan di Giacomo Arengario adalah Sea Bream Carpaccio yang disajikan dengan cumi merah. Deretan minuman cocktail kelas dunia juga tersedia disini.

Ristorante Cracco

Restoran ini didirikan oleh Carlo Cracco, chef paling terkenal di Italia. Ristorante Cracco begitu populer di kalangan warga lokal karena cita rasanya yang khas, tapi di mata wisatawan bintang Michelin adalah jaminan resmi bahwa restoran ini berkualitas.Ristorante Cracco didirikan sejak tahun 2007 dan menyajikan hidangan tradisional yang dikemas dengan gaya modern. Interior ruangannya bergaya hiper-modern, dengan corak garis-garis yang halus. Restoran ini tampak bersih dan terasa intens bagi pengunjung. Tempat yang sempurna bagi pasangan untuk berkencan. Menu yang memanjakan lidah seperti pizza dan pasta mini dengan gaya Mediterranean disajikan khusus ke atas meja Anda. Saus pasta yang diolah sendiri dengan wangi paprika yang gurih memberi selera makan tersendiri. Dan jika Anda seorang vegetarian, tak perlu khawatir dengan menu sayuran. Disini ada menu sayuran kering yang renyah namun tetap terlihat segar tanpa pengawet.

Ristorante VUN

Ristorante VUN adalah restoran yang menghadap Galleria Vittorio Emanuele II. Tidak jauh juga dari Katedral Duomo Milan. Ristorante VUN adalah tempat makan yang berbintang Michelin dan terletak di dalam konteks Park Hyatt Hotel. Desain ruangan bergaya esensial dan modern penuh dengan detail yang epik, turut mengesankan pengunjung. Semua masakan di Ristorante VUN dikendalikan penuh oleh koki eksekutif Neapolitan Andrea Aprea. Ia adalah koki dengan gaya kuliner inovatif yang menerima puluhan penghargaan. Sejumlah menu memiliki tema tersendiri, contohnya saja ‘Neapolitan Route’ dan ‘travelling between north and south’ menyajikan menu berdasarkan letak geografis atau era kuliner populer zaman itu. Sedangkan menu à la carte meningkatkan citarasa gaya kuliner dari seluruh penjuru Negeri.

Al Pont de Ferr

Al Pont de Ferr terletak dekat dengan jembatan besi, di sepanjang Naviglio Grande, sebuah kanal yang dirancang oleh Leonardo da Vinci berabad-abad yang lalu. Nama Al Pont de Ferr diadopsi dari nama jembatan kanal itu, agar memudahkan pelanggan menemukan restoran ini.

Restoran Al Pont de Ferr, telah berdiri lebih dari 100 tahun lamanya. Ketika memasuki Al Pont de Ferr, Anda akan merasakan suasana yang sederhana dengan lusinan botol anggur menghiasi ruangan. Di dalam ruangan restoran, tradisi penduduk khas Italia terasa kental. Dan dapur yang tersentuh gaya modern memberi pesan filosofi tersendiri. Dengan perhatian besar pada kualitas bahan-bahannya, Chef Matias Perdomo menciptakan kreasi yang luar biasa seperti tropea yang khas ─ bawang merah yang terbuat dari gula yang ditiup dan diisi dengan keju kambing dan bawang karamel.

Hardana Pranawa Marbun

Posted by Hardana Pranawa Marbun

Communicator. Coffee aficionado. Analyst. Certified problem solver. Organizer. Creator. Webaholic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *